Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Makan Enak Tanpa Khawatir Kolesterol Menanjak

Makan Enak Tanpa Khawatir Kolesterol Menanjak



MAKANAN enak, semacam rendang, opor ayam, mentega, fast food, bahkan hingga kuning telur, adalah jenis makanan enak yang rawan membuat level kolesterol menanjak. Tapi, benarkah makan enak harus selalu dikaitkan dengan kolesterol tinggi?

Jawabannya belum tentu. 
Kolesterol memang berasal dari makanan berbahan dasar binatang, seperti daging, susu, dan telur, yang hidangan dan produk olahannya sudah sangat erat dalam kehidupan  sehari-hari kita. Namun, mengonsumsi makanan dengan kadar kolesterol tinggi semacam itu, tak akan langsung membuat kadar kolesterol total kita serta merta naik drastis.

Pasalnya, tubuh manusia sudah sedemikian cerdasnya memiliki sistem metabolisme untuk memastikan semua organ tubuhnya bekerja dan terlindungi dengan baik. Sama halnya dengan kolesterol, yang sebenarnya tak sejahat yang dikira, karena senyawa lemak esensial ini sebenarnya mendukung sistem kerja membran sel tubuh.

Kolesterol berbalik menjadi ancaman ketika kolesterol yang datang dari asupan kita sehari-hari sebesar 25-30% dan yang diproduksi oleh tubuh di liver sebanyak 70-75%, tidak terdistribusi dengan baik, padahal kolesterol ini sendiri membawa protein. 

Perlu diketahui, kolesterol tidak bisa diedarkan melalui aliran darah, melainkan bergantung pada “carrier” bernama lipoprotein, yang menjemput dan mengantarkan kolesterol ke tempat tujuan. Masalah mulai timbul ketika lipoprotein sebagai “sarana transportasi” kolesterol, memiliki dua sifat yang berbeda, yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) dan High Density Lipoprotein (HDL) yang menimbulkan efek berbeda untuk kolesterol yang akan diedarkannya. 

Jika kolesterol dibawa oleh HDL, maka kolesterol bersifat menguntungkan dan tak akan menumpuk begitu saja. Lain halnya ketika kolesterol diangkut oleh LDL, maka kolesterol tersebut akan berubah menjadi plak, semakin menumpuk, dan pada akhirnya menyumbat pembuluh darah. Inilah yang kemudian dirasakan oleh kita sebagai penyakit jantung koroner hingga stroke.

Bagaimana caranya agar hal mengerikan ini tidak sampai terjadi? Menghentikan asupan makanan yang menggoda lidah dan berpura-pura makanan enak tersebut tidak ada? Sebenarnya, tak harus seperti itu caranya. Karena, penelitian medis pun selalu bergerak mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah kolesterol dengan berbagai macam cara. Salah satu dari 30 penemuan terbaik di dunia nutrisi, yaitu Plant Stanol Ester (PSE), adalah jawaban untuk mengatasi meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke akibat kolesterol tinggi. 

PSE memiliki struktur seperti kolesterol, sehingga dapat menghambat penyerapan kolesterol di saluran cerna, yang berefek menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. 

Jadi, jangan sampai tunggu sakit dan Anda dinyatakan berkolesterol tinggi akibat terlalu asyik makan enak setiap hari.

sumber: metrotvnews.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar